• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
70 dilihat       15 Mei 2026

Optimalkan Lahan Pekarangan dengan Tumpang Sari Jagung Manis dan Pepaya

Maros, (15/5) – Keterbatasan lahan sering kali menjadi alasan utama bagi masyarakat perkotaan maupun perdesaan untuk enggan memulai aktivitas pertanian. Padahal, pekarangan rumah memiliki potensi besar jika dikelola secara cerdas. Salah satu strategi inovatif yang dapat diadopsi masyarakat baik di pekarangan maupun ladang dengan penerapan sistem tumpang sari antara pepaya calina dan jagung manis.

Kombinasi kedua komoditas ini tidak hanya efisien dari segi pemanfaatan ruang, tetapi juga mampu memberikan keuntungan ganda dalam waktu yang relatif singkat. Berikut adalah ulasan mengapa tumpang sari ini sangat cocok diterapkan di lahan pekarangan Sobat Tani.

Efisiensi Ruang dan Waktu Panen (Keuntungan Ganda)

Pepaya calina (sering dikenal sebagai pepaya california) merupakan tanaman buah yang membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 8 bulan untuk mulai panen. Di fase awal pertumbuhan, pohon pepaya belum memiliki tajuk yang lebar, sehingga menyisakan banyak ruang kosong di antara tanaman.

Di sinilah jagung manis masuk sebagai pengisi celah (filler crop). Jagung manis memiliki siklus hidup yang sangat genjah, yakni sudah bisa dipanen dalam waktu 70 hingga 75 hari setelah tanam. Dengan menanam keduanya secara bersamaan, Sobat dapat memanen jagung manis hingga dua atau tiga kali siklus sebelum pohon pepaya calina berbuah dan rimbun.

Sistem Tanam yang Saling Menguntungkan

Sistem tanam tumpang sari ini bukan sekadar menaruh dua tanaman di satu tempat, melainkan  manajemen ekosistem mikro yang saling mendukung. Keunggulan dan manfaat yang didapatkan sebagai peneduh alami serta optimasi nutrisi tanah.

Pada awal pertumbuhan, tanaman jagung yang tumbuh lebih cepat dapat memberikan sedikit naungan bagi bibit pepaya muda yang masih rentan terhadap terik matahari ekstrem. Selain itu, struktur perakaran jagung yang cenderung melebar di permukaan tanah berbeda dengan perakaran pepaya yang menghujam lebih dalam. Perbedaan zona perakaran ini meminimalisir perebutan unsur hara di dalam tanah pekarangan yang terbatas.

Nilai Nutrisi dan Ekonomi untuk Keluarga

Dari aspek ketahanan pangan keluarga, tumpang sari ini menghadirkan kombinasi nutrisi yang lengkap. Jagung manis sebagai sumber karbohidrat sehat, kaya serat, dan memiliki indeks glikemik yang ramah bagi tubuh. Sementara pepaya calina sebagai sumber vitamin A, vitamin C, dan enzim papain yang sangat baik untuk pencernaan.

Jika hasil panen melebihi konsumsi harian keluarga, baik jagung manis maupun pepaya calina memiliki nilai jual yang tinggi di pasar lokal. Pepaya Calina sangat digemari karena ukurannya yang pas (single porsi), rasanya yang manis, dan daging buahnya yang tebal.

Tips Praktis Memulai di Pekarangan

  1. Pengaturan Jarak Tanam. Tanam pepaya Calina dengan jarak yang ideal sebagai tanaman utama yaitu 2,5–3 meter x 2,5–3 meter. Pada jarak antar baris atau di sela-sela antar pohon pepaya tersebut, buat larikan untuk menanam 2–3 baris jagung manis.

  2. Pemupukan Berimbang. Karena populasi tanaman menjadi lebih padat, pastikan tanah pekarangan diberi pupuk dasar organik (kompos atau pupuk kandang) yang cukup serta pemupukan yang tepat waktu, jenis, dan dosis untuk menyokong kebutuhan nutrisi kedua tanaman.

  3. Manajemen Cahaya. Setelah jagung manis dipanen, segera pangkas seluruh batang jagung dan jadikan sebagai mulsa organik di sekitar perakaran pepaya. Hal ini penting agar matahari sore dapat menyinari pohon pepaya secara penuh untuk merangsang pembungaan.

Melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara intensif dengan tumpang sari jagung manis dan pepaya, kita tidak hanya memperindah lingkungan rumah, tetapi juga membangun benteng ketahanan pangan mandiri berskala mikro. Selamat mencoba, Sob!


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan rilis pada IPB University berjudul "BEM KM IPB University Ajak Mahasiswa untuk Menanam Tumpang Sari Pepaya Calina dan Jagung Manis". 

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Bagaimana Peran Roguing dan Detasseling dalam Produksi Benih Jagung?
    20 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Poktan Harapan Baru dan BRMP Serealia Buktikan PM AAS Tumbuh Subur di Maros
    17 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Panduan Lengkap Budi Daya Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM AAS)
    12 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Baskoro, Petani Muda asal Boyolali yang Raup Cuan dari Bertani Jagung
    11 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Pangkep Siapkan 12.000 Hektare Sawah Adopsi Pertanian Modern
    10 Jul 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Budi Daya Jagung Sereal Pedia

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved